<p>&nbsp;</p><body>p</body>

               

KLIPING LAIN: December 2004
February 2005


APA KATA MEREKA:

Ayo berbagi info dan komentar di FORUM DISKUSI PSM

 

 Friday, December 03, 2004

PSM TERANCAM GELAR PARTAI USIRAN
Buntut Keributan Lawan Persija

Perjuangan PSM Makassar untuk memaksimalkan dua partai kandang terakhir di ajang Ligapro X bisa semakin berat.
Selain tuntutan harus menang untuk menjaga peluang di bursa juara, PSM juga terancam harus berlaga di tempat netral tanpa penonton. Pasalnya, Komisi Disiplin PSSI saat ini sudah menyiapkan sanksi partai usiran menyusul keributan yang terjadi saat PSM menjamu Persija Jakarta, 25 November lalu di Stadion Mattoanging.

Komdis memang belum mengeluarkan keputusan resmi. Sebab, sidang yang rencananya digelar kemarin di Sekretariat PSSI Senayan Jakarta, batal terlaksana.

Meski sudah dihadiri anggota Komdis, pihak Persija serta wasit yang bertugas pada pertandingan lalu, Jajat Sudrajat, namun PSM tidak mengirimkan wakilnya. Surat panggilan telah dilayangkan ke sekretariat PSM, namun tak satu pun pengelola atau panitia pertandingan PSM yang hadir mengikuti sidang.

"Karena bertepatan dengan Rapat Klub Anggota PSM, makanya kita meminta penundaan hingga tanggal 7 Desember," ujar Sekretaris Pengelola PSM Ligapro X, Hasanuddin Baso, kemarin.

Dari penuturan sebuah sumber di PSSI, Komdis memang telah menyiapkan sanksi berat buat PSM. Pasalnya, status PSM sebelum menjamu Persija sudah mendapatkan peringatan keras.

Yang memberatkan adalah protes dari Persija seperti tercantum dalam laporan pertandingan bahwa telah terjadi pelemparan penonton selama dan hingga pertandingan berakhir. Selain itu, wasit Jajat Sudrajat juga mengaku telah mendapat perlakuan tidak wajar oknum suporter setelah pertandingan usai.

"Sanksi akan diberikan pada Ligapro X ini, dan tidak akan menunggu hingga Liga Indonesia XI digelar. Artinya, PSSI tinggal menentukan, apakah saat PSM menjamu PSPS atau PSMS yang harus digelar di tempat lain," kata sumber tersebut.

Siapkan Pembelaan

Menanggapi kemungkinan sanksi tersebut, kubu PSM mengaku tidak khawatir. Bahkan, Hasanuddin saat ini sedang menyiapkan pembelaan yang akan dibawa ke sidang nanti.

Isi pembelaan tersebut antara lain protes PSM terhadap sikap pelatih Persija Serghei Dubrovin yang melakukan protes ke meja Pengawas Pertandingan (PP) saat pertandingan masih berlangsung.

Selain itu, PSM juga akan memprotes sikap Manajer Persija IGK Manila yang memasuki ruangan wasit setelah jeda babak pertama. Yang paling disesalkan adalah keputusan wasit Jajat yang tidak memberikan penalti pada PSM setelah salah seorang pemain belakang Persija handsball di kotak penalti. Padahal, asisten wasit saat itu sudah mengangkat bendera.

"Sikap pelatih dan manajer Persija tersebut jelas-jelas melanggar aturan. Selain itu, PSSI juga harus adil melihat awal dari kemarahan penonton. Penonton tidak akan melakukan tindakan seperti itu jika kepemimpinan wasit berjalan fair," jelas Hasanuddin yang akan mewakili PSM pada sidang nanti bersama Ketua Bidang Pertandingan, HM Anas Genda.

Manajer Tim PSM Kadir Halid juga sepakat jika Manila terkena skorsing akibat ulahnya telah memasuki ruangan wasit. Pasalnya, Kadir juga pernah mendapatkan skorsing selama tiga bulan tidak boleh mendampingi tim karena tindakan yang sama sewaktu PSM menjamu Persik Kediri pada putaran pertama lalu.

"Dulu saya juga dikenai skorsing karena memasuki ruangan wasit. Jadi, PSSI harus adil dan Manila juga layak kena skorsing," tegas Kadir.
(sumber: Fajar Online; Foto: www.suarapembaruan.com)

# posted by fahrie : 9:23 PM

scroll up scroll down

 

an unofficial weblog of PSM MAKASSAR, the GREATEST Football Club in INDONESIA