<p>&nbsp;</p><body>p</body>

               

KLIPING LAIN: December 2004
February 2005


APA KATA MEREKA:

Ayo berbagi info dan komentar di FORUM DISKUSI PSM

 

 Friday, December 03, 2004

PERTARUNGAN MENUJU PUNCAK TAHTA LIGA BANK MANDIRI MEMANAS!

KETAT, mendebarkan, dan penuh intrik. Begitu atmosfer perburuan mahkota Liga Bank Mandiri (LBM) 2004 antara PSM Makassar, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta.

Pertarungan tiga raksasa eks tim Perserikatan ini memang benar-benar jadi pusat perhatian publik sepakbola nasional. Sengit, dramatis, dan menguras emosi. Ketiga tim berusaha keras tak mau tergelincir oleh kerikil sekecil apa pun. Mental juara yang dimiliki ketiga tim benar-benar diuji.

"Peluang ketiga tim masih fifty-fifty. Mental juara akan sangat menentukan siapa yang tampil sebagai kampiun," ungkap Danurwindo, mantan pelatih tim nasional Indonesia.

Persija, misalnya, cukup sukses dalam tiga laga krusial terakhir. The Jak sukses mencuri dua poin dalam dua tur mautnya, di kandang Persipura dan PSM. Minggu (28/11), pasukan Sergei Dubrovin ini menggilas Persik Kediri 1-0 sekaligus revans atas kekalahan 1-5 di pertemuan pertama di Kediri.

"Saya cukup puas dengan kemenangan ini. Tapi, para pemain dan seluruh ofisial masih harus lebih siap menghadapi tiga partai sisa yang menentukan. Terutama kesiapan fisik dan mental," ucap Sutiyoso, Pembina Persija yang juga Gubernur DKI Jaya, seusai menyaksikan langsung duel Persija dengan Persik.

Dari Makassar, tim Juku Eja kembali gagal meraup poin penuh. Setelah ditahan Persija 1-1, Kamis (25/11), kali ini tim asuhan Miroslav Janu ditahan Persipura 0-0. Hasil ini membuat peta persaingan antara PSM, Persija, dan Persebaya kian ketat.

Di tengah persaingan super panas itu, Persija 'berteriak' karena tak puas dengan jadwal pertandingan yang merugikan. Sebaliknya, Persebaya dan PSM sangat diuntungkan. Bayangkan, Persija harus melakukan empat pertandingan 'berat' dalam dua pekan. Setelah melakukan tur maut ke Wamena - homebase Persipura - dan Makassar, Persija harus melakukan dua partai home melawan Persik, Minggu (28/11), dan Persijatim FC, Rabu (1/12). "Kami benar-benar dirugikan dengan jadwal seperti ini. Lawan kami justru sangat diuntungkan," gerutu I.G.K. Manila, Manajer Tim Persija.

Bukan cuma itu. Persija juga mengeluh dengan intrik Persebaya yang menunda jadwal pertandingan melawan tuan rumah Semen Padang (SP) dari Minggu (28/11) jadi Sabtu (4/12). Meski kubu SP beralasan Stadion Haji Agus Salim dipakai untuk konser musik, kubu Persija dan PSM menilai itu sebagai intrik unfair di tengah persaingan yang sangat ketat.

"Mereka bukan cuma menunggu hasil pertandingan tim lain, tapi juga sangat positif untuk menjaga kebugaran para pemainnya," protes Manila.
(sumber berita: Media GO, Foto: Tabloid Bola)

# posted by fahrie : 2:45 AM

scroll up scroll down

 

an unofficial weblog of PSM MAKASSAR, the GREATEST Football Club in INDONESIA