Friday, December 03, 2004
ILHAM INGIN PSM DI TANGAN PENGURUS
Jika Terpilih Sebagai Ketua Umum
Harapan agar Walikota Makassar Ilham Arief Siradjuddin dapat memimpin kepengurusan PSM untuk periode 2004-2008, tidak bertepuk sebelah tangan.
Meski tetap memberikan peluang bagi calon lain yang ingin maju ke bursa ketua, Ilham mengaku siap jika Rapat Umum Anggota PSM yang akan digelar hari ini memberinya kepercayaan sebagai ketua.
"Pada dasarnya untuk memimpin PSM ke depan, tidak harus walikota. Kalau memang ada yang mampu sebagai ketua, saya siap mengalah mengingat banyaknya hal lain yang harus menjadi tanggungjawab selaku Walikota Makassar.
Idealnya menurut saya kalau dalam kepengurusan ini Pemkot hanya menempatkan diri selaku pembina saja. Tapi kalau memang tidak ada calon lain, apa boleh buat. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya," tutur Ilham, kemarin.
Sebagai langkah awal di kepengurusan mendatang, Ilham mengaku akan berupaya agar PSM yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulsel bisa langsung dikelola oleh pengurus saja. Atau dengan kata lain, tidak akan ada lagi yang namanya lembaga pengelola.
Semua persoalan yang menyangkut PSM bakal ditangani langsung pengurus.
"Kita harapkan ke depan, PSM bisa ditangani langsung oleh Pemkot Makassar. Ini menjadi salah satu konsekuensi belum adanya pihak yang bersedia mengelola PSM musim depan," kata Ilham.
Meski demikian, kebijakan ini tentu tidak akan berjalan lancar jika legislatif tidak memberikan dukungan. Pasalnya, pengelolaan PSM yang membutuhkan biaya cukup besar meski sudah mendapat sponsor utama, tentu akan menjadi beban APBD daerah. "Kita berharap agar DPRD bisa memahami hal ini," ujarnya.
Kebijakan lain yang akan ditempuh Ilham dalam kepengurusannya nanti, adalah pembinaan sepakbola yang berkelanjutan. Pembinaan pemain ini diharapkan bisa terwujud dalam kompetisi-kompetisi yang akan dimarakkan kembali.
Pengurus mendatang harus mampu melihat ke depan. Kompetisi yang tidak berjalan pada periode lalu seharusnya tidak perlu terjadi andai pengurus mampu memberdayakan perserikatan-perserikatan yang tergabung dalam PSM.
Untuk kompetisi-kompetisi di lingkup PSM, seharusnya bisa diselenggarakan oleh perserikatan saja. Tidak harus ditangani semua oleh pengurus. Banyak perserikatan yang memiliki pengalaman menyelenggarakan kompetisi namun tidak di manfaatkan.
Kalau kompetisi bisa berjalan baik, maka dipastikan pembinaan pemain-pemain lokal juga akan berjalan. "Ke depannya nanti, kita sangat berharap PSM bisa didominasi oleh pemain lokal tanpa harus terpuruk dalam prestasi. Saat ini, yang sangat diperlukan adalah memperkuat pemain lapis kedua PSM. Kuncinya hanya pembinaan yang berkelanjutan," terangnya.
(Sumber:www.fajar.co.id)
#
posted by fahrie : 8:39 PM